Minyak Tanah Langka, Harga Meroket
17 - April - 2008
Setelah minyak goreng, beras mahal, kini minyak tanah terjadi kelangkaan di Surabaya. Kondisi yang sangat menyedihkan seperti ini, justru dijadikan sebuah moment oleh banyak pemilik pangkalan Minyak Tanah untuk berlomba-lomba menaikkan harga Minyak Tanah yang semula Rp. 2.200 – Rp. 2.400 per-liter, kini menjadi Rp. 2.500 hingga Rp. 3.200,- per-liter. Bahkan di Madura harga Minyak Tanah tembus hingga harga Rp. 8.000,- per-liter
Kondisi yang sangat membuat rakyat kecil semakin sengsara dan menambah panjang penderitaan rakyat kecil. Sementara itu, distribusi gas tak kunjung jalan mulus. Konversi bahan bakar (minyak tanah ke gas alam) berlangsung menyedihkan, bak bencana yang melanda tiba-tiba.
Memang, proses konversi tersebut tak terelakkan. Minyak bumi bakal punah, sekarang kita hanya bisa berharap proses konversi tersebut bisa berjalan mulus, dan ketidakerdayaan Wong Cilik sekarang ini menjadi perhatian yang lebih serius dari Pemerintah dan perli dijadikan pertimbangan yang lebih cermat lagi. Dan buat pihak Pertamina sudah menjadi keharusan untuk turun tangan yang berkaitan dengan masalah yang dihadapi masyarakat saat ini, yaitu kelangkaan Minyak Tanah.
Entry Filed under: Berita. Tag: arsip, artikel, ekonomi, indonesia, opini, pertamina, politik, renungan, sosial, surabaya, Umum.
1 Comment Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed







1.
Singal | 18 - April - 2008 at 08:07
Susah memang, subsidi yang dijanjikan entah kemana. Pemerintah berjanji hanya untuk tidak ditepati, he he he
* itulah budaya politik yg dah mengakar…apalagi jelang Pemilu, turun ke bawah temui rakyat karna ada maunya, setelah berhasil duduki singgasana, “emang gue pikirin”